Setiap anak pasti berbeda Part 2

Baru 2 minggu yang lalu, saya bawa anak bungsu saya ke Klinik Tumbuh Kembang Anak di kebayoran jakarta,  kaget dan sedih begitu mendengan team DSA-Psikolog-Psikiater Anak  mendiagnosa bahwa Mas Aim termasuk ASD (Autism Spectrum Disorder). Aku langsung googling cari tau (tepatnya untuk lebih meyakinkan bahwa mungkin team dokter salah diagnosa) tetapi ternyata semua perubahan perilaku Mas Aim masuk dalam ASD =(

28-autism_infographic

source

Walaupun sebelumnya sempet ngobrol juga dengan saudara yang bekerja sebagai Fisioterapi di salah satu RSIA di Jakarta, dia sudah mencurigai bahwa anak’ku sepertinya ASD, tapi yaaa mungkin kita sebagai orang tua selalu denial and try to be positive thinking tentang kondisi anak kita. Terlebih lagi karena pertumbuhan Mas AIm sampai usia 2 tahun masih normal, semua tahap dilewati dengan normal, merangkak, jalan, berbicara beberapa kata dan responsif dalam komunikasi dengan orang lain. Tetapi memasuki usia 2,5-3thn sampai hari ini memang dia mulai mogok bicara =(

Selama 1 tahun sebelumnya, saya masukkan Mas Aim ke beberapa klinik tumbuh kembang anak.  Dimana sebelumnya belum begitu ‘firm’ bahwa Mas Aim termasuk ASD, hanya Speech Delay, jadi terapi yang dijalankan adalah Okupansi Therapy lebih untuk supaya Mas Aim bisa fokus duduk diam dan mau eye contact. Aku juga masukkan Mas Aim di sekolah PAUD dengan harapan supaya melatih interaksi sosial nya.

Terapi sebelumnya juga membuahkan hasil (walaupun mungkin belum maksimal), contohnya Mas Aim masih mengerti perintah, eye contact ada walaupun belum sepenuhnya, masih mau mengerjakan sesuatu yang kita perintahkan, masih ada rasa simpati misalkan temannya menangis dia akan mengusap air mata temannya itu (so sweet) tapi memang Mas Aim belum mau bicara, hanya humming dan ada gerakan repetitive seperti meremas-remas tangan /jari2nya ini dulu kita kira itu salah satu cara dia mengungkapkan dia suka atau gemas dengan sesuatu =(

Bismillah, semoga terapi di Klinik baru ini akan menunjukkan progress yang lebih baik untuk Mas Aim. Akan ada 2 therapy yang dijalankan yaitu :

  1. Behavioural Therapy/Terapi Perilaku  (BT)
  2. Sensori Integrasi (SI)

Penjelasan lebih lanjut menyusul yaa… Saya tugas RI1 dulu aka ngurus anak, Hehehee

Salam

Have a Nice Monday people!

 

Advertisements

Setiap Anak pasti berbeda – Part 1

Salam kenal Moms,

Ini blog pertama ku setelah sekian lama off, karena belum kepikiran apalagi yang mau aku share disini =D

Blog ini aku buat sebatas journal, sebagai pengingat untuk diriku sendiri dalam proses belajar sebagai orang-tua, dan juga sekedar sharing pengalamanku, semoga ada yang bermanfaat bagi mom/dad/ayah/bunda. Mohon bantu ingatkan saya untuk mengoreksi apabila ada tulisan saya yang tidak berkenan atau informasi yang salah.

Saya adalah Ibu dari 3 anak, 2 girls & 1 boy, Alhamdulillah… Semua sehat dan cerdas…

Perjuangan kita sebagai orang tua di era lepas millenial saat ini adalah kita dituntut untuk lebih bijaksan dalam menyikapi dan melindungi anak-anak kita dari paparan Film baik di TV maupun online, smartphone/gadget, Internet, Games, Video, and all the fun our kids can get in online world.

Memang setiap anak memiliki respond yang berbeda-beda, ada yang bisa mendapatkan dampak positif ada juga yang justru penyesalan yang datang belakangan.

Contohnya di pengalamanku, 2 anak pertama ku “the girls” ceriwis terbantu dari Youtube with all those Nursery Rhymes, Disney Junior Channels, and DVD Barney Songs, Hi-5, and more. Tetapi tidak sampai menganggu pertumbuhan misalkan sampai ketagihan dengan gadget.

Tetapi beda dengan anak bungsuku “the boy” yang tadinya juga bisa berbicara beberapa kata, bsa ikut nyanyi dari Youtube (baik dari tab dan smartphone), tiba-tiba di usianya masuk 2,5 tahun dia berhenti berbicara, hanya humming (mendengung)

Sempat terpikir apakah karena kita selalu layani dia tanpa dia meminta, misalkan: sebelum dia meminta makanan atau minum (sebelum lapar dan haus ) kita sudah kasih makan, kita selalu bantu dia memakai sepatu , banyak lagi yang kita sempat pikirkan pada saat ini terjadi…

(bersambung)